Saat ini, pencinta otomotif memang semakin dimanjakan dengan kehadiran motor-motor sport terbaru, yang tidak hanya memiliki performa dahsyat, tetapi juga mengusung fitur dan teknologi paling canggih. Tetapi, jika ditarik ke belakang, sebenarnya banyak sport bike klasik yang juga memiliki teknologi tercanggih di zamannya, salah satu model K1 buatan BMW.
BMW K1 merupakan sepeda motor yang dirancang pabrikan asal Jerman sebagai sport-tourer berkecepatan tinggi. Motor ini dihadirkan untuk mengubah persepsi media dan pencinta otomotif tentang BMW yang ternyata tidak hanya memproduksi motor touring dengan mesin flat-twin. Pasalnya, BMW K1 membawa mesin 4 silinder sejajar sekaligus menjadi yang pertama milik BMW dan membawa paradigma baru dalam rancang bangun mesin, desain, dan pemilihan warna.
Perusahaan Jerman diketahui pertama kali memproduksi model K1 pada tahun 1988 silam. Motor ini dibangun berdasarkan basis dari model K100 yang diperkenalkan sebelumnya. Namun, berbeda dengan model K100, BMW K1 dirancang untuk meraih kenyamanan dalam kecepatan tinggi hingga 240 km per jam. Motor ini membawa desain aerodinamis radikal berupa tujuh potong glass fiber, yang dikawinkan dengan sasis kaku, yang termasuk sisi swing arm Paralever tunggal, yang dirancang untuk menghentikan drive shaft dan menyelam di bawah percepatan berat dan pengereman.
Awalnya, K100 masih mengusung desain cruiser dan BMW ingin memasarkan sebuah produk yang berorientasi touring untuk memperluas pangsa pasar dan bersaing dengan merek-merek asal Jepang. Namun, kala itu BMW terbatas dengan aturan sepeda motor komersial di Jerman yang memiliki daya maksimal 100 BHP (75 kW), sehingga mereka memutuskan bahwa untuk mengatasi masalah itu diperlukan desain aerodinamis yang baru.
Pada tahun 1988 dalam sebuah acara di Cologne, K1 diperkenalkan yang hadir dengan fairing utama tujuh-piece, yang termasuk dua pannier kecil (kelopak dibuat oleh Zanussi ZCP). Koefisien hambatan yang dihasilkan adalah 0,34 dengan pengendara rawan, yang terendah dari setiap sepeda motor yang diproduksi pada tahun 1988. Motor ini juga tampil dengan skema warna cerah, merah atau biru, dengan grafis kuning.
Di bagian jantung pacu, BMW K1 menggendong mesin tipe 4-stroke, 4 silinder sejajar, DOHC, 4 valve per silinder, liquid-cooled, berkapasitas 987cc. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga maksimal 72,9 kW atau 100 HP pada putaran 8.000 rpm dan torsi puncak menembus 100 Nm pada putaran 6.750 rpm. Berikut spesifikasi teknis BMW K1.
| Tipe Mesin | 4-stroke, 4 silinder sejajar, DOHC, 4 valve per silinder, liquid-cooled |
| Kapasitas Mesin | 987cc |
| Diameter x Langkah | 67 x 70 mm |
| Sistem Bahan Bakar | Injeksi |
| Daya Maksimum | 72,9 kW @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 100 Nm @ 6.750 rpm |
| Transmisi | 5-speed |
| Starter | Electric |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Swing arm |
| Rem Depan | Dual disc 305 mm, 4-piston |
| Rem Belakang | Single disc 285 mm, single-piston |
| Ban Depan | 120/70ZR-17 |
| Ban Belakang | 160/60ZR-18 |
| Berat | 235 kg |
| Kapasitas Bahan Bakar | 22 L |






